Tuesday, October 17, 2017

Siapa Orang Pertama yang Terlibat Korupsi Di Dunia?

Ilustrasi korupsi - telusurmerdeka.com


Mungkin kita semua bisa sepakat kalau korupsi merupakan musuh sejuta umat. Keberadaan korupsi kerab menjadi ganjal bagi negara untuk menjalankan pemerintahannya serta mengancam kesejahteraan rakyat. Sanking buruknya korupsi ini, kira-kira siapa ya orang yang pertama kali melakukan korupsi di dunia ini?

Ini mungkin sangat memperihatinkan. Sebab menurut sejarah praktek tipikor sudah terjadi sejak tahun 1200 SM. Ternyata korupsi bukan hanya musuh bagi kita yang tinggal di masa sekarang. Namun sejak jaman nenek buyut kita dulu, korupsi sudah ada.

Sesuai informasi yang dikutip dari ketemu.in (16/10/2017) Korupsi sudah ada ketika zaman kuno yaitu pada peradaban Mesir, Ibrani, Babilonia, Yunani kuno, Cina, Romawi Kuno dan juga di negara-begara Barat (Eropa dan Amerika).G.R Drdriver J.C. Miles dalam menerjemahkan The Babilonian Constitutionmenyebut perilaku korup telah mencapai puncak kesempurnaannya sejak sekitar tahun 1200 SM. Saat itu, Hammurabi dari Babilonia yang baru menaiki tahta kekuasaanya, memerintahkan kepada seorang gubernur untuk menyelidiki penggelapan yang melibatkan pegawai pemerintahan di bawahnya. Hammurabi mengancam para pejabat di bawahnya dengan hukuman mati. Di India Kuno korupsi juga lazim terjadi.

Hasil dari Sikap tegas memberantas korupsi ini. Gaius Verres (115-43 SM), pejabat Negara Romawi kuno yang terbukti melakukan korupsi, diasingkan sekaligus dibunuh. Ini adalah gambaran betapa korupsi telah menjadi masalah sejak ribuan tahun silam.

Jadi begitulah kira-kira orang-orang pertama yang diketahui terlibat tindak pidana korupsi. Entah Kalau yang diketahui jumlahnya berapa hehe..

Di Indonesia sendiri setelah merdeka, isu korupsi ini sudah mulai terscium sejak jaman orde baru. Antara 1951–1956 isu korupsi mulai diangkat oleh koran lokal seperti Indonesia Raya yang dipandu Mochtar Lubis dan Rosihan Anwar. Pemberitaan dugaan korupsi Ruslan Abdulgani menyebabkan koran tersebut kemudian di bredel. Kasus 14 Agustus 1956 ini adalah peristiwa kegagalan pemberantasan korupsi yang pertama di Indonesia, dimana atas intervensi PM Ali Sastroamidjoyo, Ruslan Abdulgani, sang menteri luar negeri, gagal ditangkap oleh Polisi Militer.

Sebelumnya Lie Hok Thay mengaku memberikan satu setengah juta rupiah kepada Ruslan Abdulgani, yang diperoleh dari ongkos cetak kartu suara pemilu. Dalam kasus tersebut mantan Menteri Penerangan kabinet Burhanuddin Harahap (kabinet sebelumnya), Syamsudin Sutan Makmur, dan Direktur Percetakan Negara, Pieter de Queljoe berhasil ditangkap. (Wikipedia)

Pada kenyataan sekarang, masyarakat seakan 'dipaksa' mewarisi budaya korupsi. Dan entah mengapa budaya kotor seperti ini susah di berangus. Belajar dari sejarah, kini kita tahu orang-orang pertama yang terlibat korupsi atau koruptor pertama.
loading...
Previous Post
Next Post