Thursday, January 16, 2020

#PernahMikirGak Mengapa Ada Lengkungan Kecil di Garis Perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini

Hey Plukers, pernahkah kamu mendengar tentang negara Papua Nugini? Kalau belum pernah dengar, berarti kamu bukanlah "tetangga" yang ramah. Hehe.. Masa tetangga sendiri gak kenal.

Papua Nugini ialah tetangga kita sebagai negara. Tepatnya berbatasan dengan provinsi Papua diujung paling timur Indonesia. Makanya yuk kenalan dengan negara jiran kita yang bernama Papua Nugini.

Kalau kita lihat di peta atau atlas. Terlihat Indonesia bersebelahan dengan Papua Nugini dibagian timur. Sekilas memang biasa saja seperti batas wilayah sebuah negara. Namun, #PernahMikirGak jika diamati lebih jauh. Ternyata ada sedikit ganjal ketika melihat garis perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini.

Terlihat perbatasan Indonesia dan Papua Nugini ditandai garis lurus seakan membela pulau Papua. Nah, #PernahMikirGak mengapa ada lengkungan kecil di garis lurus perbatasan Papua (Indonesia) dengan Papua Nugini? Kenapa lengkungannya menjorok ke wilayah Indonesia?

Peta Provinsi Papua (Indonesia)

Karena garis 141 derajat Bujur Timur yang ditetapkan sebagai perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini melintasi Sungai Fly. Apabila perbatasan tetap lurus melintasi sungai Fly yang lebar, dalam, dan sulit dibangun jembatan.

Dengan keadaan demikian. Tentu masyarakat yang berada disisi timur sungai Fly harus melewati wilayah Papua Nugini bila ingin menyeberang ke sisi barat sungai Fly yang sekarang sudah terhubung dengan Jalan Trans Papua.

Barangkali Plukers ada yang berpikir, "why not?" kenapa gak sih bikin jembatan di sungai Fly? Secara teknologi sekarang sudah memadai. Terbukti sekarang Tiongkok sudah berhasil membangun jembatan yang menyeberangi laut. Kenapa Indonesia gak bisa?

Peta Papua dijaman kolonial - id.quora.com

Persoalannya, kesepakatan garis perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini ini sudah ada sejak jaman kolonial Belanda. Barangkali dijaman itu masih terlalu repot untuk membangun jembatan di sungai Fly.

Lebih tepatnya kesepakatan antara Hindia Belanda, Jerman dan Inggris. Jerman dahulu memiliki wilayah di utara Papua Nugini dan kemudian ketiga negara tersebut membagi pulau Papua menjadi 3 bagian.

Bagian wilayah Hindia Belanda kemudian menjadi milik Indonesia. Sementara bagian wilayah Jerman dan Inggris kini masuk ke wilayah Papua Nugini.

Jadi kalau Plukers masih bertanya-tanya kenapa ada lengkungan kecil di garis perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Maka bisa dibilang, pihak penjajah yang mempunyai andil dimasa lalu. Tentu kesepakatan garis batas wilayah kedua negara ini diambil setelah mengamati keadaan alam.

Seperti disebutkan tadi, Sungai Fly memiliki medan sulit "ditaklukan" dimasa itu. Maka lebih baik menjadikan sungai menjadi penanda batas wilayah.

Lalu bila dipaksakan tetap menggunakan garis perbatasan lurus. Maka wilayah Indonesia disisi timur sungai Fly akan mengalami isolasi. Ini hanya perkiraan saya terkait keadaan dimasa lalu dengan menghitung untung ruginya, sangat logis untuk memilih membelokkan garis batas wilayah. Daripada membangun jalur tranportasi melintasi sungai besar.

Sungai Fly, kiri Indonesia dan kanan Papua Nugini - agustinuswibowo.com
Dan juga telah menjadi hal wajar dimana batas wilayah negara menggunakan batas-batas alam seperti sungai, gunung, tebing danau dan lainnya. Negara-negara di dunia juga seperti itu.

Baiklah Plukers semua, jadi tambah tahukan fakta unik dalam batas wilayah Indonesia dengan Papua Nugini. Banyak lagi hal menarik lainnya yang mungkin belum pernah kita pikirkan sebelumnya, temukan di hashtag #PernahMikirGak

Sumber referensi & gambar utama:
Id.quora.com
Agustinuswibowo.com

Artikel ini sudah terbit di Plukme.com
loading...
Previous Post
Next Post